Senin, November 23, 2020

Adat "Molo Hek" atau "Molo A" Suku Bunaq Aitoun




*P.Benediktus Bere Mali, SVD*


Ada lima pokok penting dalam adat kenduri Suku Bunaq Aitoun yaitu Molo Hek, Lasik Wa,Si Por Pak, Tais Hota dan Kaba. 

Foto di atas tentang Molo Hek atau Molo A. Inti adat Molo A adalah perdamaian anggota Rumah Adat Suku Malu dan anggota Rumah Adat Suku Aiba'a. Semua masalah kecil dan besar diselesaikan pada saat kenduri agar persoalan anggota Rumah Adat Suku dikuburkan dan damai anggota Rumah Adat Suku dihidupkan kembali di dalam hidup bersama.

Aliran sukacita dan damai anggota Rumah Adat Suku Malu kepada Anggota Rumah Adat Suku Aiba'a kembali normal. Rumah Adat Suku Malu adalah pendiri Rumah Adat Suku Aiba'a. Malu artinya pemberi, memberi dan Aiba'a artinya penerima, menerima. Malu artinya kasih. Aiba'a artinya terima. Aiba'a - Malu artinya terima kasih.  Hidup damai melancarkan rahmat dari Anggota Rumah Adat Suku Malu kepada Anggota Rumah Adat Suku Aiba'a dan sebaliknya dari Rumah Adat Suku Aiba'a kepada Rumah Adat Suku Malu dalam arti yang seluas-luasnya.

 

1 komentar:

  1. Rumah Adat Suku Malu adalah pendiri Rumah Adat Suku Aiba'a. Malu terdiri dari dua yaitu Malu dari garis laki-laki dalam perkawinan Patrilineal dan Malu dari garis perempuan dalam perkawinan matrilineal. Setiap Rumah Adat Suku memiliki pendiri Rumah Adat Sukunya dan pendiri adalah Malu sedangkan Rumah Suku yang didirikan adalah Aiba'a.


    Malu berdasarkan sistem perkawinan Patrilineal disebut "Malu Mone Gomo" sedangkan Malu berdasarkan sistem perkawinan Matrilineal disebut "Malu Pana Gomo". Tetapi Yang Menarik adalah Malu dalam arti psikologis,sosial,spiritual, sokongan atau pemberian berupa materi, tenaga, waktu, pikiran kepada Rumah Adat Suku Aiba'a. Artinya Malu Aiba'a dalam konteks yang seluas-luasnya.

    BalasHapus